12 Robiul Awwal, adalah hari bersejarah bagi umat Islam, Sang pemimpin umat telah lahir ke dunia, siapa yang berhak memperingati turunnya barokah dan rohmat itu bila bukan kita.
Al-Hamdulillah jika kita dapat menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan meriah. Namun hendaknya jangan terlalu bangga dahulu. Sebab terselenggaranya acara itu baru ibarat awan. Meriahnya suasana baru laksana hujan. Bagaimana dengan buahnya ?. Sudah wujudkah ?.
Buahnya adalah “Mutiara hikmah dan perubahan”. Perubahan menjadi lebih baik. Lebih utuh dan lebih bersungguh-sungguh dalam meneladani Rosulullah SAW dalam seluruh sisi kehidupan kita. Kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan dunia.
Di dusun Sekaru desa Kauman Kec Kabuh Kab Jombang, telah diadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sejak 24 tahun yang lalu, itupun yang sudah tertata dengan rangkaian acara yang resmi, dan sebelumnya tentu sudah pasti dari dulu kala.
Sejak beliau Mbah Sanusi bermukim di tempat tersebut.
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (QS. Al-Ahzab : 21)
Shalawat dan Salam semoga selalu tercurah bagi Baginda Junjungan kita, Suri Teladan kita, Nabi besar MUHAMMAD saw.
dan semoga kita adalah umatnya yang akan mendapat Syafaat nya di hari akhir nanti
ATAS BERKAT ROHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
SYAIR KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM
BAB I
1. Dengan nama Alloh Yang Maha Penyayang.
Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih.
2. Sayang Alloh itu tiadalah kepalang.
Kasih Alloh itu tiada pilih Kasih.
3. Alhamdulillahi syukur nikmat Alloh.
Nikmatnya tercurah, tiadalah terhingga
4. Siapa yang syukur, nikmatnya ditambah.
Siapa yang kufur, adzabnya menimpa
BAB II
1. Sholawat dan salam kepada Nabi kita.
Nabi Muhammadin, Babullohil ‘udzma.
2. Sholawat dan salam kepada keluarganya.
Keluarga Nabi kita, toat sepanjang masa.
Inilah syair khusus yang disusun oleh Kyai muchtarulloh Al Mujtaba Mu'thi Murshid Thorioh Shiddiqiyyah.
Minggu, 13 Februari 2011
Jumat, 04 Februari 2011
GUBUG MOJOKERTO
ATAS BERKAT ROHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Kami merasa bersukur, atas Beliaunya Mbah Kyai Achmad Sanusi Tamris Abdul Ghoffar yang telah banyak memberikan pintu barokah kepada kita semua.
Beliau adalah salah satu ulama yang pernah tinggal di dusun Sekaru, desa Kauman, kecamatan Kabuh, kabupaten Jombang Jawa Timur.
Jasa yang beliau tinggalkan kita semua adalah merubah perilaku masyarakat setempat menjadi masyarakat bersukur kepada Alloh Ta'alla.
Serta pada jamannya Beliau adalah pejuang dalam menuju kemerdekaan bangsa indonesia, melawan penjajah.
Peninggalan Beliau yang masih menjadi pelajaran bagi kita adalah tanaman KEMBANG KENONGO CINO.
Tanaman ini masih dalam penyebaran dan pengembangan, yang nantinya akan disebar luaskan dan ditanam ke seluruh nusantara.
Dilokasi Makom Mbah Kyai Achmad Sanusi Tamris Abdul Ghoffar, terdapat kumpulan bangunan yang diberi nama gubug dengan luas tiga meter persegi, bertingkat,bersih,indah dan angker. Bangunan ini melambangkan ciri khas bangunan daerah masing-masing.
Ada lebih kurang 35 bangunan dari beberapa kabupaten yang ada di Indonesia.
Dengan harapan bisa lebih menguatkan rasa persatuan kedaerahan, menuju rasa CINTA TANAH AIR INDONESIA.Setiap gubug akan dipertemukan dalam acara besar saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Kyai Achmad Sanusi Tamris Abdul Ghoffar dan ulang tahun Yayasan Sanusi Abdul Ghoffar. Acara bersama ini dilaksanakan tiap bulan Maulud/Robbiul Awwal tanggal 12.
Perlu diketahui dilokasi Makom tersebut melambangkan pekumpulan yang kuat antara ULAMA dan UMARO', yaitu Beliaunya Mbah Kyai Sanusi sebagai Ulama dan Mbah Demang sebagai Umaro'.
Dengan harapan bila Indonesia akan mengalami kejayaan bila pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan mau bersatu.
Kami merasa bersukur, atas Beliaunya Mbah Kyai Achmad Sanusi Tamris Abdul Ghoffar yang telah banyak memberikan pintu barokah kepada kita semua.
Beliau adalah salah satu ulama yang pernah tinggal di dusun Sekaru, desa Kauman, kecamatan Kabuh, kabupaten Jombang Jawa Timur.
Jasa yang beliau tinggalkan kita semua adalah merubah perilaku masyarakat setempat menjadi masyarakat bersukur kepada Alloh Ta'alla.
Serta pada jamannya Beliau adalah pejuang dalam menuju kemerdekaan bangsa indonesia, melawan penjajah.
Peninggalan Beliau yang masih menjadi pelajaran bagi kita adalah tanaman KEMBANG KENONGO CINO.
Tanaman ini masih dalam penyebaran dan pengembangan, yang nantinya akan disebar luaskan dan ditanam ke seluruh nusantara.
Dilokasi Makom Mbah Kyai Achmad Sanusi Tamris Abdul Ghoffar, terdapat kumpulan bangunan yang diberi nama gubug dengan luas tiga meter persegi, bertingkat,bersih,indah dan angker. Bangunan ini melambangkan ciri khas bangunan daerah masing-masing.
Ada lebih kurang 35 bangunan dari beberapa kabupaten yang ada di Indonesia.
Dengan harapan bisa lebih menguatkan rasa persatuan kedaerahan, menuju rasa CINTA TANAH AIR INDONESIA.Setiap gubug akan dipertemukan dalam acara besar saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Kyai Achmad Sanusi Tamris Abdul Ghoffar dan ulang tahun Yayasan Sanusi Abdul Ghoffar. Acara bersama ini dilaksanakan tiap bulan Maulud/Robbiul Awwal tanggal 12.
Perlu diketahui dilokasi Makom tersebut melambangkan pekumpulan yang kuat antara ULAMA dan UMARO', yaitu Beliaunya Mbah Kyai Sanusi sebagai Ulama dan Mbah Demang sebagai Umaro'.
Dengan harapan bila Indonesia akan mengalami kejayaan bila pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan mau bersatu.
Kamis, 06 Januari 2011
LAKON MANUSIA
Kita pasti harus tahu, lakon kita ada tiga yaitu:
LAHIR, HIDUP dan MATI.
Walau seperti itu banyak yg belum sadar, seperti saya ini.
Tulisan ini untuk pengingat saya pribadi, jadi bukan bermaksud untuk menggurui pada
yang lain.
Saya tahunya diri saya hanya saat ini saja dan beberapa waktu yg lalu, disuruh mikirkan sebelum ada saya lalu saya mau kemana belum kelasnya.
Menurut Beliaunya Sang Maha Guru saya, kita itu tidak ada awalnya.
Saat kita lahir kita mulai ada awalnya. kemudian kita hidup.......
Setelah kita hidup sebentar, lalu......
kita didatangi SI MATI.
dan lakon ketiga itulah yang mengawali kita tidak ada akhirnya.
Disana kita akan memanen tanaman kita di dunia, bila kita tanam kebaikan tumbuhnya berlipat kebaikan.an bila kita menaburkan kejelekan, maka kita akan menerima kepahitan.
Perlu kita ketahui bersama bahwa sesungguhnya orang-orang musyrik yang Rasulullah diutus berdakwah kepada mereka, mengakui sifat-sifat Rububiyah Allah. Yaitu mereka mengakui bahwa Allah sebagai Pencipta alam semesta. Hal ini dapat dilihat pada firman Alloh Ta’ala yang artinya, “Dan sungguh jika engkau bertanya kepada mereka,’ Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?’ Niscaya mereka akan menjawab, ”Yang menciptakan semua itu adalah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui” (Az Zukhruf: 9). Alloh Ta’ala juga berfirman yang artinya, ”Dan sungguh jika engkau bertanya kepada mereka, ‘Siapakah yang menciptakan mereka?’ Niscaya mereka akan menjawab, ‘Alloh’.” (Az Zukhruf: 87).
Mereka juga mengakui bahwa Alloh-lah Pemberi rizki seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini, Yang menguasai pendengaran dan penglihatan serta Alloh-lah Yang mematikan dan menghidupkan. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman yang artinya, ”Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?” (Yunus: 31)
LAHIR, HIDUP dan MATI.
Walau seperti itu banyak yg belum sadar, seperti saya ini.
Tulisan ini untuk pengingat saya pribadi, jadi bukan bermaksud untuk menggurui pada
yang lain.
Saya tahunya diri saya hanya saat ini saja dan beberapa waktu yg lalu, disuruh mikirkan sebelum ada saya lalu saya mau kemana belum kelasnya.
Menurut Beliaunya Sang Maha Guru saya, kita itu tidak ada awalnya.
Saat kita lahir kita mulai ada awalnya. kemudian kita hidup.......
Setelah kita hidup sebentar, lalu......
kita didatangi SI MATI.
dan lakon ketiga itulah yang mengawali kita tidak ada akhirnya.
Disana kita akan memanen tanaman kita di dunia, bila kita tanam kebaikan tumbuhnya berlipat kebaikan.an bila kita menaburkan kejelekan, maka kita akan menerima kepahitan.
Perlu kita ketahui bersama bahwa sesungguhnya orang-orang musyrik yang Rasulullah diutus berdakwah kepada mereka, mengakui sifat-sifat Rububiyah Allah. Yaitu mereka mengakui bahwa Allah sebagai Pencipta alam semesta. Hal ini dapat dilihat pada firman Alloh Ta’ala yang artinya, “Dan sungguh jika engkau bertanya kepada mereka,’ Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?’ Niscaya mereka akan menjawab, ”Yang menciptakan semua itu adalah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui” (Az Zukhruf: 9). Alloh Ta’ala juga berfirman yang artinya, ”Dan sungguh jika engkau bertanya kepada mereka, ‘Siapakah yang menciptakan mereka?’ Niscaya mereka akan menjawab, ‘Alloh’.” (Az Zukhruf: 87).
Mereka juga mengakui bahwa Alloh-lah Pemberi rizki seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini, Yang menguasai pendengaran dan penglihatan serta Alloh-lah Yang mematikan dan menghidupkan. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman yang artinya, ”Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?” (Yunus: 31)
Minggu, 02 Januari 2011
BUSTAN TSAMROTUL QOLBIS SALIM ( BTQ )
Nomer:112/Kpts/YPS.pst/BTQ/III/2010
Itulah nomer SK BTQ di PandanKrajan Kemlagi Mojokerto yang diterbitkan oleh YPS Pusat Losari Ploso Jombang.
Walau dirasa kami awalnya tidak berterus terang bahwa BTQ itu miliknya Shiddiqiyyah, kepada masyarakat pandan sari pandan krajan Kemlagi tentang keberadaan BTQ, Kami mohon maaf.
Kususnya kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan pemerintah desa Pandan Sari-Pandan Krajan dan Warga Shiddiqiyyah pada umumnya. Dan kenyataannya semua sudah tahu kalau BTQ itu SHIDDIQIYYAH.
walau demikian kami yakin BTQ akan ada manfaatnya kepada para murid santrinya, sehingga kami berharap perbedaan BTQ dengan TPQ umum jangan dipertentangkan, sehingga menimbulkan perpecahan di masarakat.
Ciri pengajaran BTQ:
1.Belajar baca tulis Al qur'an dengan benar.
2.Belajar ilmu akhlaq (budi pekerti, tingkah laku dll).
3.Belajar tentang ilmu Cinta Tanah Air Indonesia.
Dari ciri tersebut kami memberikan selingan materi berupa; pemutaran film kartun kisah Nabi-nabi, film laskar pelangi, menyanyi lagu umam (bunga diri, berkata benar, ilmu yang bermanfaat) dan lagu perjuangan. Dimana selingan itu kami putarkan LCD secara bersama-sama.
Karena masih terbatas maka tempat belajar ditempatkan di Mushola Al Hidayah dan Gubuk Shiddiqiyyah Pandan Krajan. Gambar diatas ( Gubuk Shiddiqiyyah Pandan Krajan ) adalah tempat yang akan kami kembangkan untuk tempat BTQ. Mohon maaf dan terimakasih atas dukungannya, baik dari masyarakat Pandan Sari ataupun Warga Shiddiqiyyah maupun YPS dan ORSHIDnya.
Jumat, 31 Desember 2010
T a h u n b a r u y a n g l a m a
Detik berlari, menit jalan cepat, jam berjalan, hari berjalan lambat, minggu, bulan dan tahun juga tak ketinggalan. Akankah waktu itu bersamaku selalu.?
Nabi Nuh yang berusia seribu tahun lebih, menjawab bahwa "umurku tidak ada satu menitnya waktu bumi ini.!". Umur bumi yang bermilyar-milyar tahunlah yang dijadikan pembanding.
Sedangkan kita nanti di akherat akan melanjutkan pindah alam. Disana kita akan hidup lagi bermilyar-milyar tahun lagi, tanpa batas sampai kapan.
Saat di sini kita punya tahun dan usia di dunia, tapi nanti kita tidak punya batas umur.
Didunia ini kita punya kesempatan untuk berjuang dan beribadah, tapi.....
disana kita tak akan menemukan itu.
Tahun 1432 Hijriyyah, tahun 2011 Masehi hanyalah pengingat kita bahwa waktu itu terus berjalan. Jangan kalah
MARI KITA BERLOMBA DALAM KEBAIKAN.
Sesungguhnya bersaing dan berlumba-lumba untuk mendapatkan kebaikan dan melakukan amal soleh adalah diperintahkan. Karena itu, hendaknya setiap manusia di zaman ini meniru para pendahulu mereka untuk selalu berlumba-lumba guna mendapatkan kebaikan dan untuk beramal soleh. Alloh Ta’ala berfirman,
وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آَتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
“Tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.” (QS. Al-Maidah: 48).
Tahunnya saja yang baru, tapi kita masih pakai cara lama. tidak mau menggunakan cara baru dalam berlomba-lomba dalam kebaikan.
Selamat tahun baru, tahunnya saja yang selamat. Tapi kita tidak mau diajak selamat seperti petunjuk dari Sang pembuat pengatur waktu. R U G I
Nabi Nuh yang berusia seribu tahun lebih, menjawab bahwa "umurku tidak ada satu menitnya waktu bumi ini.!". Umur bumi yang bermilyar-milyar tahunlah yang dijadikan pembanding.
Sedangkan kita nanti di akherat akan melanjutkan pindah alam. Disana kita akan hidup lagi bermilyar-milyar tahun lagi, tanpa batas sampai kapan.
Saat di sini kita punya tahun dan usia di dunia, tapi nanti kita tidak punya batas umur.
Didunia ini kita punya kesempatan untuk berjuang dan beribadah, tapi.....
disana kita tak akan menemukan itu.
Tahun 1432 Hijriyyah, tahun 2011 Masehi hanyalah pengingat kita bahwa waktu itu terus berjalan. Jangan kalah
MARI KITA BERLOMBA DALAM KEBAIKAN.
Sesungguhnya bersaing dan berlumba-lumba untuk mendapatkan kebaikan dan melakukan amal soleh adalah diperintahkan. Karena itu, hendaknya setiap manusia di zaman ini meniru para pendahulu mereka untuk selalu berlumba-lumba guna mendapatkan kebaikan dan untuk beramal soleh. Alloh Ta’ala berfirman,
وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آَتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
“Tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.” (QS. Al-Maidah: 48).
Tahunnya saja yang baru, tapi kita masih pakai cara lama. tidak mau menggunakan cara baru dalam berlomba-lomba dalam kebaikan.
Selamat tahun baru, tahunnya saja yang selamat. Tapi kita tidak mau diajak selamat seperti petunjuk dari Sang pembuat pengatur waktu. R U G I
Kamis, 30 Desember 2010
Taman Buah Hati Yang Selamat
Dari mata turun kehati.
dalam hati terus tumbuh dan berbuah, namanya buah hati.
Sedang yang turun dari mata adalah rasa kasih sayang atau rohman rohiem,
Sumber kasih dan sayang adalah Alloh Ta'alla, dengan bahasa kita diistilahkan
C I N T A
Dalam berumah tangga tentunya seorang anak wajiblah dididik yang benar.
Sudah pasti itu....!
Tapi... ada seorang anak yang tidak menemukan keselamatan di akhir hidupnya.
si anak itu merugi dan tertipu oleh dunia dan penggoda hidup.
Mengapa.... bisa terjadi.?
Pendidikan itu jawabannya.
Anak yang dididik dengan:
1. Ilmu keTuhanan atau keimanan yang kuat. Bukan hanya diserahkan kesekolah melalui
guru agama saja, jangan percaya itu.! Waspada.
2. Ilmu akhlak budi pekerti luhur atau kemanusian yang sejati. Saat ini di abat
ini telah terbuka tabir dunia, semua serba maju (teknologi, komunikasi,
pengetahuan, transportasi, kesehatan dan ilmu)
Tapi ketahuilah dan sadarlah telah terjadi kemunduran yang hebat yaitu
KEMUNDURAN KEMANUSIAAN, rasa kemanusian mundur. Banyak manusia yang tidak bisa
menjaga martabatnya sebagai manusia, dan manusia itu kenyataannya lebih rendah
dari hayawan. (asusila, korupsi, penyiksaan dll)
3. Rasa cinta terhadap tanah air.
Ingat cinta tanah air bagian dari iman. Dan iman itu pokok pangkalnya agama.
Apabila seorang buah hati diberi tiga bekal pendidikan seperti diatas, niscaya dan yakin buah hati itu akan selamat, dan bila banyak buah hati yang selamat akan terbentuk
TAMAN BUAH HATI YANG SELAMAT.
“BUSTAN TSAMROTUL QOLBIS SALIM”
dalam hati terus tumbuh dan berbuah, namanya buah hati.
Sedang yang turun dari mata adalah rasa kasih sayang atau rohman rohiem,
Sumber kasih dan sayang adalah Alloh Ta'alla, dengan bahasa kita diistilahkan
C I N T A
Dalam berumah tangga tentunya seorang anak wajiblah dididik yang benar.
Sudah pasti itu....!
Tapi... ada seorang anak yang tidak menemukan keselamatan di akhir hidupnya.
si anak itu merugi dan tertipu oleh dunia dan penggoda hidup.
Mengapa.... bisa terjadi.?
Pendidikan itu jawabannya.
Anak yang dididik dengan:
1. Ilmu keTuhanan atau keimanan yang kuat. Bukan hanya diserahkan kesekolah melalui
guru agama saja, jangan percaya itu.! Waspada.
2. Ilmu akhlak budi pekerti luhur atau kemanusian yang sejati. Saat ini di abat
ini telah terbuka tabir dunia, semua serba maju (teknologi, komunikasi,
pengetahuan, transportasi, kesehatan dan ilmu)
Tapi ketahuilah dan sadarlah telah terjadi kemunduran yang hebat yaitu
KEMUNDURAN KEMANUSIAAN, rasa kemanusian mundur. Banyak manusia yang tidak bisa
menjaga martabatnya sebagai manusia, dan manusia itu kenyataannya lebih rendah
dari hayawan. (asusila, korupsi, penyiksaan dll)
3. Rasa cinta terhadap tanah air.
Ingat cinta tanah air bagian dari iman. Dan iman itu pokok pangkalnya agama.
Apabila seorang buah hati diberi tiga bekal pendidikan seperti diatas, niscaya dan yakin buah hati itu akan selamat, dan bila banyak buah hati yang selamat akan terbentuk
TAMAN BUAH HATI YANG SELAMAT.
“BUSTAN TSAMROTUL QOLBIS SALIM”
Sabtu, 25 Desember 2010
Kesanggupan dan Ketidak sanggupan yang harus dipilih
Shiddiqiyyah
Delapan) Kesanggupan Thoriqoh Shiddiqiyyah
1. Sanggup Taat Kepada Alloh Ta'ala, Bakti Kepada Allah Ta'ala.
"Yaa ayyuhalladzina ‘aamanu athiulloha wa athi’ur rosuula" ( QS.An Nisa’:59 ).
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, Taatlah kamu kepada ALLOH dan kepada ROSUL-ROSUL.
Taat Kepada Alloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ALLOH TA’ALA dan menjauhi yang dilarang oleh ALLOH TA’ALA.
Taat Kepada Rosululloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ROSULULLOH dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh ROSULULLOH.
Kesemua hal tersebut menurut kemampuan kita masing-masing.
2. Sanggup Taat Kepada Rosululloh, Bakti Kepada Rosululloh.
"Yaa ayyuhalladzina ‘aamanu athiulloha wa athi’ur rosuula" ( QS.An Nisa’:59 ).
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, Taatlah kamu kepada ALLOH dan kepada ROSUL-ROSUL.
Taat Kepada Alloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ALLOH TA’ALA dan menjauhi yang dilarang oleh ALLOH TA’ALA.
Taat Kepada Rosululloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ROSULULLOH dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh ROSULULLOH.
Kesemua hal tersebut menurut kemampuan kita masing-masing.
3. Sanggup Taat Bakti Kepada Orang Tua ( Ibu – Bapak ).
Alloh berfirman : "Anisykurli Waliwaalidaika Ilayal Masyir " (QS: Luqman :14).
Artinya :
Hendaklah beryukur kepada KU dan kepada dua orang IBU-BAPAKMU, hanya kepada KU lah kembalimu.
a. Kita wajib bersyukur kepada ALLOH TA’ALA karena ALLOH TA’ALA yang menciptakan wujud kita, yang menciptakan orang-orang tua kita, yang menciptakan alam yang menjadi kebutuhan-kebutuhan hidup kita, yang menciptakan petunjuk-petunjuk untuk jalan keselamatan hidup kita di dunia sampai akhirat. Oleh sebab itu wajib kita bersyukur.
b. Dan wajib syukur kepada orang tua kita terutama kepada Ibu kita, terutama kepada Ibu kita, terutama kepada Ibu kita. Karena orang tua kita itulah yang dijadikan jalan oleh ALLOH TA’ALA, kita wujud di dunia ini.
INGATLAH KESUSAHAN IBU KITA :
• Susah payah waktu mengandung kita selama 9 bulan 10 hari.
• Susah payah waktu melahirkan kita.
• Susah payah menjaga diri kita setelah kita lahir sampai dewasa.
Oleh sebab itu, Wajib syukur kepada orangtua kita meskipun orang tua kita bersifat kufur, dholim, musyrik, apalagi mukmin.
Kita wajib membenci sifat kufur, dholim, syirik akan tetapi janganlah membenci kepada orang yang memiliki sifat-sifat tersebut.
SYUKUR kepada orang tua kita, merupakan bakti kita kepada orang tua :
• Hendaklah menjaga sopan santun perkataan,tingkah laku kepada orang tua.
• Janganlah berkata keras, janganlah berkata tidak sopan.
• Cintailah orang tua.
• Bantulah orang tua dengan pikiran,jiwa,tenaga,harta benda.
• Ikutilah perintahnya,asal tidak bertentangan dengan perintah ALLAH.
• Bila kita diperintah syirik,janganlah diikuti. Akan tetapi wajiblah bersikap baik kepada orang tua.
• Ingatlah !
Syukur kepada orang tua itu perintah ALLAH. Apabila kita tidak bersyukur kepada orang tua, artinya kita menentang perintah ALLAH.
• Apabila orang tua kita telah meninggal, doakan ruhnya. Mudah-mudahan mendapatkan rahmat ALLAH.
Peliharalah makamnya baik-baik.
4. Sanggup Bakti Kepada Sesama Manusia.
Alloh Berfirman :
"WA AHSIN KAMAA AHSANALLOHU ILAIKA WALA TABGHIL FASADA FIL ARDLI INNALLOHA LAA YUHIBBUL MUHSIDIEN" (Al Qoshosh :17)
Berbuat baiklah kamu sebagaimana ALLAH telah berbuat baik kepadamu dan janganlah membuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya ALLAH TA'ALA tidak suka kepada orang yang berbuat kerusakan.
QOLA ROSULULLOHI SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM : " MAN LAM YASYKURINNAASA LAM YASYKURILLAH." (An Abi Sa’iid rowahu Ahmad, wa Turmudzi –Jamius Shoghir / mim/ 314). Artinya :
Bersabda Rosululloh SAW : Barang siapa yang tidak syukur kepada manusia, berarti tidak syukur kepada ALLAH. Bakti kepada manusia itulah syukur kepada manusia.
Ingatlah kita setiap hari menerima kebaikan dari masyarakat. Oleh Karena Itu:
Berbuat baiklah kepada masyarakat dengan perkataan, pikiran, hati dan harta benda.
Ingatlah kita hidup bersama-sama masyarakat.
Sadarlah bahwa kebutuhan hidup kita dalam setiap harinya dipenuhi oleh masyarakat.
5. Sanggup Bakti Kepada Negara Republik Indonesia (Untuk warga negara Indonesia).
Pada tanggal 18 Agustus 1945, telah berdiri Negara Republik Indonesia yang berdasarkan :
• Pancasila
• Undang-Undang Dasar 1945
Tujuan Negara Republik Indonesia didirikan oleh bangsa Indonesia:
• Untuk melindungi segenap bangsa Indonesia.
• Untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.
• Untuk memajukan kesejahteraan umum.
• Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
• Untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan: Kemerdekaan, Perdamaian abadi dan Keadilan sosial.
Bagaimanakah jadinya kalau kita tidak memiliki negara, pastilah tidak ada yang melindungi bangsa, tak ada yang melindungi tanah air, tak ada yang memajukan kesejahteraan umum, tak ada yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan tidak mungkin dapat ikut menertibkan dunia. Oleh sebab itu : Wajib Bakti kepada Negara kita.
Haruslah melaksanakan apa-apa yang telah ditentukan oleh negara. BAKTI KEPADA NEGARA , itulah syukur kita sebagai warga negara.
Alloh berfirman:
"WASYKURULLOH BALDATUN THOYYIBATUN WAROBBUN GHOFUUR" (QS.As Saba’:15)
Artinya : Hendaklah kamu beryukur kepada Nya (ALLOH), Negara baik dan Alloh Dzat yang Maha Pengampun.
SYUKUR kepada ALLOH TA’ALA yang dihubungkan dengan Negara adalah SYUKUR sebagai warga negara setelah SYUKUR sebagai manusia.
6. Sanggup Cinta Tanah Air Indonesia (Untuk warga negara Indonesia).
• TANAH AIR adalah tempat yang menerima kedatangan kita.
• Diri kita tersusun dari unsur Tanah dan Air.
• Tanahnya kita tempati dan Air-nya kita minum. Udaranya kita hirup, hasil buah-buahannya kita makan.
OLEH SEBAB itu : Kita haruslah cinta kepada Tanah Air.
Cinta Kepada Tanah Air adalah sebagian daripada iman.
Iman adalah pokok pangkal Agama.
Qola Rusululloh SAW : "HUBBUL WATHON MINAL IMAN"
Artinya: Sabda Rosululloh SAW : Cinta Tanah Air itu bagian dari Iman.
CINTA TANAH AIR, realisasinya adalah :
• Kita bangun sebaik-baiknya.
• Untuk Kebaikan bersama.
• Kita membelanya.
7. Sanggup Mengamalkan Thoriqoh Shiddqiiyyah.
QOLA ROSULULLOH SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM : " MAN’AMILA BIMAA’ALIMA WAROTSAHULLOHU ILMA MAALAM YA’LAM" (Rowahu abu Na’im fil Hilliyatil Auliya’i.).
Artinya : Barang siapa mengamalkan suatu yang telah diketahui, ALLOH mewariskan sesuatu yang belum diketahui.
1. THORIQOH merupakan ILMU.
2. Apabila diamalkan akan berkembang baik.
3. Tanpa diamalkan tidak akan berbuah kebaikan.
4. Oleh sebab itu amalkanlah sebaik-baiknya.
8. Sanggup Menghargai Waktu
• Waktu kita itulah umur kita.
• Umur kita itulah pokok modal kita.
• Tiap-tiap nafas yang keluar dari kita adalah merupkan berlian-berlian ma’nawi.
• Janganlah berlian-berlian tersebut, kita buang percuma puluhan ribu tiap hari.
• Pergunakanlah modal berlian umur itu untuk perniagaan :
(1). AAMANU
(2). ‘AMILUSH SHOLIHAATI.
(3). TAWAASHOW BILHAQQI
(4). TAWAASHOW BISH SHOBRI.
(Diambil dari buku 8 kesanggupan menjadi warga thoriqoh Shiddiqiyyah susunan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah: Kyai Moch Muhtar Mu’thi)
© 2005 - 2010 Shiddiqiyyah.org
Delapan) Kesanggupan Thoriqoh Shiddiqiyyah
1. Sanggup Taat Kepada Alloh Ta'ala, Bakti Kepada Allah Ta'ala.
"Yaa ayyuhalladzina ‘aamanu athiulloha wa athi’ur rosuula" ( QS.An Nisa’:59 ).
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, Taatlah kamu kepada ALLOH dan kepada ROSUL-ROSUL.
Taat Kepada Alloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ALLOH TA’ALA dan menjauhi yang dilarang oleh ALLOH TA’ALA.
Taat Kepada Rosululloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ROSULULLOH dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh ROSULULLOH.
Kesemua hal tersebut menurut kemampuan kita masing-masing.
2. Sanggup Taat Kepada Rosululloh, Bakti Kepada Rosululloh.
"Yaa ayyuhalladzina ‘aamanu athiulloha wa athi’ur rosuula" ( QS.An Nisa’:59 ).
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, Taatlah kamu kepada ALLOH dan kepada ROSUL-ROSUL.
Taat Kepada Alloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ALLOH TA’ALA dan menjauhi yang dilarang oleh ALLOH TA’ALA.
Taat Kepada Rosululloh : Melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh ROSULULLOH dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh ROSULULLOH.
Kesemua hal tersebut menurut kemampuan kita masing-masing.
3. Sanggup Taat Bakti Kepada Orang Tua ( Ibu – Bapak ).
Alloh berfirman : "Anisykurli Waliwaalidaika Ilayal Masyir " (QS: Luqman :14).
Artinya :
Hendaklah beryukur kepada KU dan kepada dua orang IBU-BAPAKMU, hanya kepada KU lah kembalimu.
a. Kita wajib bersyukur kepada ALLOH TA’ALA karena ALLOH TA’ALA yang menciptakan wujud kita, yang menciptakan orang-orang tua kita, yang menciptakan alam yang menjadi kebutuhan-kebutuhan hidup kita, yang menciptakan petunjuk-petunjuk untuk jalan keselamatan hidup kita di dunia sampai akhirat. Oleh sebab itu wajib kita bersyukur.
b. Dan wajib syukur kepada orang tua kita terutama kepada Ibu kita, terutama kepada Ibu kita, terutama kepada Ibu kita. Karena orang tua kita itulah yang dijadikan jalan oleh ALLOH TA’ALA, kita wujud di dunia ini.
INGATLAH KESUSAHAN IBU KITA :
• Susah payah waktu mengandung kita selama 9 bulan 10 hari.
• Susah payah waktu melahirkan kita.
• Susah payah menjaga diri kita setelah kita lahir sampai dewasa.
Oleh sebab itu, Wajib syukur kepada orangtua kita meskipun orang tua kita bersifat kufur, dholim, musyrik, apalagi mukmin.
Kita wajib membenci sifat kufur, dholim, syirik akan tetapi janganlah membenci kepada orang yang memiliki sifat-sifat tersebut.
SYUKUR kepada orang tua kita, merupakan bakti kita kepada orang tua :
• Hendaklah menjaga sopan santun perkataan,tingkah laku kepada orang tua.
• Janganlah berkata keras, janganlah berkata tidak sopan.
• Cintailah orang tua.
• Bantulah orang tua dengan pikiran,jiwa,tenaga,harta benda.
• Ikutilah perintahnya,asal tidak bertentangan dengan perintah ALLAH.
• Bila kita diperintah syirik,janganlah diikuti. Akan tetapi wajiblah bersikap baik kepada orang tua.
• Ingatlah !
Syukur kepada orang tua itu perintah ALLAH. Apabila kita tidak bersyukur kepada orang tua, artinya kita menentang perintah ALLAH.
• Apabila orang tua kita telah meninggal, doakan ruhnya. Mudah-mudahan mendapatkan rahmat ALLAH.
Peliharalah makamnya baik-baik.
4. Sanggup Bakti Kepada Sesama Manusia.
Alloh Berfirman :
"WA AHSIN KAMAA AHSANALLOHU ILAIKA WALA TABGHIL FASADA FIL ARDLI INNALLOHA LAA YUHIBBUL MUHSIDIEN" (Al Qoshosh :17)
Berbuat baiklah kamu sebagaimana ALLAH telah berbuat baik kepadamu dan janganlah membuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya ALLAH TA'ALA tidak suka kepada orang yang berbuat kerusakan.
QOLA ROSULULLOHI SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM : " MAN LAM YASYKURINNAASA LAM YASYKURILLAH." (An Abi Sa’iid rowahu Ahmad, wa Turmudzi –Jamius Shoghir / mim/ 314). Artinya :
Bersabda Rosululloh SAW : Barang siapa yang tidak syukur kepada manusia, berarti tidak syukur kepada ALLAH. Bakti kepada manusia itulah syukur kepada manusia.
Ingatlah kita setiap hari menerima kebaikan dari masyarakat. Oleh Karena Itu:
Berbuat baiklah kepada masyarakat dengan perkataan, pikiran, hati dan harta benda.
Ingatlah kita hidup bersama-sama masyarakat.
Sadarlah bahwa kebutuhan hidup kita dalam setiap harinya dipenuhi oleh masyarakat.
5. Sanggup Bakti Kepada Negara Republik Indonesia (Untuk warga negara Indonesia).
Pada tanggal 18 Agustus 1945, telah berdiri Negara Republik Indonesia yang berdasarkan :
• Pancasila
• Undang-Undang Dasar 1945
Tujuan Negara Republik Indonesia didirikan oleh bangsa Indonesia:
• Untuk melindungi segenap bangsa Indonesia.
• Untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.
• Untuk memajukan kesejahteraan umum.
• Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
• Untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan: Kemerdekaan, Perdamaian abadi dan Keadilan sosial.
Bagaimanakah jadinya kalau kita tidak memiliki negara, pastilah tidak ada yang melindungi bangsa, tak ada yang melindungi tanah air, tak ada yang memajukan kesejahteraan umum, tak ada yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan tidak mungkin dapat ikut menertibkan dunia. Oleh sebab itu : Wajib Bakti kepada Negara kita.
Haruslah melaksanakan apa-apa yang telah ditentukan oleh negara. BAKTI KEPADA NEGARA , itulah syukur kita sebagai warga negara.
Alloh berfirman:
"WASYKURULLOH BALDATUN THOYYIBATUN WAROBBUN GHOFUUR" (QS.As Saba’:15)
Artinya : Hendaklah kamu beryukur kepada Nya (ALLOH), Negara baik dan Alloh Dzat yang Maha Pengampun.
SYUKUR kepada ALLOH TA’ALA yang dihubungkan dengan Negara adalah SYUKUR sebagai warga negara setelah SYUKUR sebagai manusia.
6. Sanggup Cinta Tanah Air Indonesia (Untuk warga negara Indonesia).
• TANAH AIR adalah tempat yang menerima kedatangan kita.
• Diri kita tersusun dari unsur Tanah dan Air.
• Tanahnya kita tempati dan Air-nya kita minum. Udaranya kita hirup, hasil buah-buahannya kita makan.
OLEH SEBAB itu : Kita haruslah cinta kepada Tanah Air.
Cinta Kepada Tanah Air adalah sebagian daripada iman.
Iman adalah pokok pangkal Agama.
Qola Rusululloh SAW : "HUBBUL WATHON MINAL IMAN"
Artinya: Sabda Rosululloh SAW : Cinta Tanah Air itu bagian dari Iman.
CINTA TANAH AIR, realisasinya adalah :
• Kita bangun sebaik-baiknya.
• Untuk Kebaikan bersama.
• Kita membelanya.
7. Sanggup Mengamalkan Thoriqoh Shiddqiiyyah.
QOLA ROSULULLOH SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM : " MAN’AMILA BIMAA’ALIMA WAROTSAHULLOHU ILMA MAALAM YA’LAM" (Rowahu abu Na’im fil Hilliyatil Auliya’i.).
Artinya : Barang siapa mengamalkan suatu yang telah diketahui, ALLOH mewariskan sesuatu yang belum diketahui.
1. THORIQOH merupakan ILMU.
2. Apabila diamalkan akan berkembang baik.
3. Tanpa diamalkan tidak akan berbuah kebaikan.
4. Oleh sebab itu amalkanlah sebaik-baiknya.
8. Sanggup Menghargai Waktu
• Waktu kita itulah umur kita.
• Umur kita itulah pokok modal kita.
• Tiap-tiap nafas yang keluar dari kita adalah merupkan berlian-berlian ma’nawi.
• Janganlah berlian-berlian tersebut, kita buang percuma puluhan ribu tiap hari.
• Pergunakanlah modal berlian umur itu untuk perniagaan :
(1). AAMANU
(2). ‘AMILUSH SHOLIHAATI.
(3). TAWAASHOW BILHAQQI
(4). TAWAASHOW BISH SHOBRI.
(Diambil dari buku 8 kesanggupan menjadi warga thoriqoh Shiddiqiyyah susunan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah: Kyai Moch Muhtar Mu’thi)
© 2005 - 2010 Shiddiqiyyah.org
Langganan:
Postingan (Atom)





